Zlatan Ibrahimovic tampil hebat ketika Paris Saint-Germain menggilas tuan rumah Anderlecht 5-0 pada Matchday 3 Liga Champions.
Gempita kompetisi antarklub paling bergengsi di dunia sepakbola bernama
Liga Champions digelar kembali tengah pekan ini dan berbagai kesemarakan
mewarnai Matchday 3, Selasa dan Rabu (22 dan 23/10) kemarin.
Tidak ada hasil mengejutkan. Tetapi, tidak lantas sorotan teralih karena
sejumlah rekor mengemuka. Paling mencolok adalah penampilan gemilang
Zlatan Ibrahimovic untuk Paris Saint-Germain di markas Anderlecht.
Striker tajam itu seolah mulai mampu mematahkan mitos tampil buruk di
ajang Eropa dengan mengemas empat gol sekaligus dalam pertandingan
tersebut. PSG menang besar 5-0 dan sejumlah rekor pun dikumpulkannya.
Fans tuan rumah serta kubu lawan pun tak segan mengalamatkan pujian
kepada "Ibrakadabra".
Redaksi
Goal Indonesia
menyajikan kegemilangan Ibrahimovic itu untuk Anda... dan juga ditambah
sejumlah rekor lain yang tersaji sepanjang Matchday 3. Selamat
menyimak!
Impresif!
Praktis Ibrahimovic mendominasi pemberitaan media massa internasional
setelah memborong empat gol ketika PSG mengamuk dengan meraih kemenangan
telak lima gol tanpa balas di markas Anderlecht.
Pemain Swedia
32 tahun itu melakukannya dengan penuh gaya. Empat gol yang
dihasilkannya mencetak sejumlah rekor, baik pribadi maupun klub. Apa
saja?
| Pencetak empat gol sepanjang sejarah Liga Champions |
1. Marco Van Basten (AC Milan, 1992/93) 2. Simone Inzaghi (Lazio, 1999/00) 3. Dado Prso (Monaco, 2003/04) 4. Ruud van Nistelrooy (Man United, 2004/05) 5. Andriy Shevchenko (AC Milan, 2005/06) 6. Lionel Messi (Barcelona, 2009/10) 7. Bafetimbi Gomis (Lyon, 2011/12) 8. Mario Gomez (Bayern Munich, 2011/12) 9. Robert Lewandowski (Dortmund, 2012/13) 10. Zlatan Ibrahimovic (PSG, 2013/14) |
- Ibra mencetak hat-trick tercepat kedelapan sepanjang sejarah Liga Champions, yaitu dalam rentang 19 menit. Rekor hat-trick tercepat masih dipegang striker Olympique Lyon Bafetimbi Gomis yang diukir di musim 2011/12 silam.
- Ibra menjadi pemain PSG pertama yang mampu mencetak empat gol sekaligus dalam satu pertandingan Liga Champions.
- Ibra sekaligus menjadi pemain kesepuluh yang melakukannya
sepanjang sejarah turnamen. Andai saja kiper Anderlecht Thomas Kaminski
tidak melakukan penyelamatan ganda nan gemilang, Ibra sudah menyamai
rekor Lionel Messi mencetak lima gol sekaligus dalam satu pertandingan.
- Ibra menjadi pemain PSG kedua yang mampu mengemas hat-trick
di Liga Champions. Pemain pertama adalah gelandang elegan asal Brasil,
Rai de Oliveira. Hanya, Rai melakukannya di fase kualifikasi musim
1997/98. Di dalam buku rekor pribadi, ini juga menjadi torehan hat-trick atau lebih pertama Ibra sepanjang keikutsertaan dalam turnamen.
- Total Ibra telah mengumpulkan enam gol pada Liga Champions
musim ini. Besar kemungkinan Ibra memecahkan rekor gol paling banyak
yang bisa dicetak pemain PSG sepanjang sejarah turnamen. Rekor
sebelumnya masih dipegang George Weah, yaitu dengan tujuh gol yang
dilesakkannya sepanjang musim 1994/95.
"Mencetak empat gol sekaligus tidak terjadi setiap hari. Dan kami
memenangi seluruh tiga pertandingan awal. Ini sangat bagus. Satu
kemenangan lagi dan kami lolos. [Menerima standing ovation dari fans lawan?] Ini menakjubkan. Fantastis," ujar Ibra kepada France Football usai pertandingan.
"Sekarang
saya rasa tim-tim lain mulai mewaspadai PSG. Tapi kami belum meraih
gelar juara dan kami harus memastikan tiket ke babak berikutnya."
"Kami
lebih baik daripada musim lalu. Kami bekerja keras dan kami bermain
dengan kepercayaan diri. Kami benar-benar berkembang dalam setahun ini.
Para pemain juga mulai saling mengenal satu sama lain. Musim ini ada
beberapa pemain baru masuk dan itu menyebabkan beberapa perubahan
kecil."
Tak heran jika France Football mulai
menyorongkan nama Ibrahimovic sebagai salah satu kandidat pemenang
penghargaan pemain terbaik yang mereka inisiasi, Ballon d'Or. |
Selain itu, Matchday 3 juga menampilkan rekor-rekor lainnya yang pantas disimak, yaitu:
Pemain
andalan Real Madrid ini berhasil menempati peringkat ketiga topskor
Liga Champions sepanjang masa menggeser kedudukan Ruud van Nistelrooy.
Dua
gol yang disumbangkan Ronaldo saat Madrid mengalahkan Juventus 2-1
membawanya telah mengumpulkan 57 gol atau satu gol lebih banyak
dibandingkan dengan Van Nistelrooy.
| Topskor Liga Champions sepanjang masa |
1. Raul Gonzalez (71 gol) 2. Lionel Messi (62 gol) 3. Cristiano Ronaldo (57 gol) 4. Ruud van Nistelrooy (56 gol) 5. Thierry Henry (50 gol) |
Rekor itu dicetak Ronaldo pada penampilan ke-95 di turnamen. Rataan gol
yang dipegang Van Nistelrooy memang masih unggul, yaitu 56 gol dalam 73
pertandingan, tetapi pujian tetap pantas ditujukan kepada sang
megabintang. Ronaldo kini mampu mendulang 28 gol dalam 22 penampilan
terakhir di level klub maupun di timnas.
Penampilan Ronaldo
memang jadi pembeda dalam pertandingan tersebut. Gol cepatnya di menit
keempat dicetak berkat paduan kejelian mencari peluang serta ketenangan
menyelesaikannya. Gol keduanya disarangkan melalui titik putih setelah
Juve mampu menyamakan kedudukan melalui Fernando Llorente.
Hampir
saja Ronaldo menjadi pemain Madrid pertama yang mampu mengemas
hat-trick ke gawang Juventus sepanjang masa, tetapi tidak ada gol
tambahan yang lahir dari kaki maupun kepalanya sepanjang sisa
pertandingan. Penampilan itu menjadi modal yang bagus menghadapi El
Clasico akhir pekan ini. Apalagi Lionel Messi juga berhasil menambah
pundi-pundi golnya di Liga Champions menjadi 62 atau tinggal berselisih
sembilan dari sang topskor sepanjang masa, Raul Gonzalez. |
| Gotze
melanjutkan performa bagus di Bundesliga Jerman pekan lalu dengan
membantu kemenangan telak Bayern Munich atas Viktoria Plzen, 5-0.
Pertandingan tersebut terasa istimewa karena pemain 21 tahun ini
melesakkan gol pertamanya di ajang resmi sejak pindah ke Bayern dari
Borussia Dortmund musim panas lalu. Momen bersejarah itu terjadi saat
injury time babak kedua ketika Gotze meneruskan umpan Arjen Robben untuk
melengkapi kemenangan telak Bayern. Pada pertandingan yang sama Manuel
Neuer menorehkan penampilan ke-50 di kancah Liga Champions, sedangkan
rekor mencetak gol Robben secara beruntun terhenti setelah lima
pertandingan. |
| Ada
penampilan gemilang, ada pula penampilan yang mengukir rekor memalukan.
Hector Herrera menerima dua kartu kuning hanya dalam hitungan 20 detik!
Peristiwa itu terjadi ketika FC Porto dikalahkan Zenit St Petersburg
1-0 di kandang sendiri pada lanjutan Grup G. Kartu kuning pertama
menimpa gelandang internasional Meksiko itu saat menjatuhkan Hulk di
depan kotak penalti Porto. Tak lama berselang, Herrera memperoleh kartu
kuning kedua dari wasit Paolo Tagliavento asal Italia akibat bergerak
dari pagar betis mendahului aba-aba saat tendangan bebas dieksekusi. |
| Rekor
buruk juga dicatat Anderlecht dengan mengalami kekalahan ketiga mereka
di Grup A. Skor defisit 5-0 yang didapat saat menjamu PSG dialami
pasukan John van den Brom sehingga kian memupus harapan mereka lolos ke
babak berikutnya. Hanya Newcastle United yang mampu melaju dari fase
grup Liga Champions setelah mengalami kekalahan di tiga pertandingan
awal pada musim 2002/03. Namun, dengan rekor gol 0-10, juara Belgia itu
mulai realistis. "Tidak ada gol, tidak ada poin. Bukan rekor
menyenangkan. Tidak hanya saya, tapi klub juga merasakan kekecewaan
mendalam," keluh Van den Brom. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar