Jumat, 17 Mei 2013

Dalam Ketawa ada Barokah = Kh Anwar Zahid

 

 

Kumpulan Ceramah Rohani KH ANWAR ZAHID Dari Bojonegoro

Assalamu'alaikum wr.wb.
Tidak lupa saya awali dengan mengucap syukur Alhamdulillah karena pada detik ini masih diberi kesempatan untuk berbagi posting hikmah ini. Tujuan saya tidak lain karena ingin mengajak dan selalu mengajak semua orang kedalam hal kebaikan. Dan yang sudah baik agar lebih ditingkatkan. Karena ingat Sabda Rosululloh Saw "Ilmu itu sia-sia bila tidak diamalkan."

Mengajak teman buat minum, buat main judi, buat maksiat itu GAMPANG. . .
Tapi, mengajak teman untuk jalankan ibadah dan tinggalkan larangan Alloh itu SUSAH. . . .
Teman banyak, kalau ada yang lagi nonton film blue semua kumpul, bisa tuma'ninah, istiqomah wal jama'ah (termasuk yang ngomong sendiri kadang-kadang melirik. Ckck) . .
Tapi kalau memutar video pengajian,, ngga begitu laku. Paling yang mau dengerin sampai selesai ya satu dua orang itu-itu saja.
Padahal niat saya ini baik, agar teman-teman ngga gampang terjerumus kedalam bujukan syetan. Itu termasuk bukti sayang saya pada mereka. Karena jujur saya prihatin, pertama pada orang di sekeliling saya yang masih suka minum minuman keras, main judi dan wanita. Kedua, saya pun prihatin pada generasi penerus bangsa ini yang semakin rusak akhlaknya.

Namun mereka yang dipedulikan terkadang kurang bisa menghargai. . .
Mungkin merasa dirinya sudah baik dan tidak perlu nasehat lagi. Tak jarang niat baik ini malah dibenci. Orang yang mengingatkan malah dicemooh, dibilang sok suci. Sebaliknya kalau ada teman yang mengajak kedzaliman, kemaksiatan yang merugi malah didekati.

Saya berkata seperti ini pun bukan berarti saya menganggap diri ini sudah berilmu tinggi dan ahli ibadah. Saya ini hanyalah hamba Alloh yang berlumuran dosa, hamba Alloh yang berusaha keras memperbaiki diri, hamba Alloh yang ingin memanfaatkan sisa umur ini untuk menghapus dosa yang sudah terlewati dan mendekatkan diri pada Illahi Robbi.. Dengan cara berusaha menjadi orang yang bermanfaat bagi diri sendiri, sahabat, masyarakat, dan Agama.

Sejatinya surga atau neraka itu PILIHAN kita sendiri. Kebanyakan orang sudah mendapatkan petunjuk, sudah tahu mana yang diperintah dan mana yang dilarang. Padahal itu semua untuk kebaikannya juga, tapi sayang terkadang orang tidak berfikir demikian.
Kewajiban saya hanya menyampaikan. . .
Inilah kenyataan hidup yang kerap hadir diantara kita..

Sekali lagi dalam ketawa selalu ada Barokah yang akan kita dapatkan....Qulhu ae lek !! Kesuwen

Tidak ada komentar:

Posting Komentar