Laman
Wonderful Indonesia
- Adventure (13)
- CoretanKu (8)
- Gli Azzuri (1)
- Hot (3)
- Indonesia Punya (3)
- Inspirasi Kehidupan (3)
- Just Football (5)
- Juventus (13)
- My Story (1)
- Otomotif (1)
- Penyejuk Jiwa (6)
- Sekilas Dunia (2)
- Sunrise (2)
- Teknologi (1)
- Tentang FILM (1)
- TIMNAS (2)
- Valentino Rossi (2)
- Zlatan Ibrahimovic (13)
Senin, 17 Juni 2013
Andrea "IL METRONOME" Pirlo
Gelandang Flamboyan, Andrea Pirlo, mengorkestrasi kemenangan 2-1 Italia atas Meksiko di Piala Konfederasi 2013. Pertandingan melawan Meksiko merupakan penampilan internasional ke-100 Pirlo.
Publik Maracana yang terpuaskan memberi sambutan hangat kepada pemain 34 tahun tersebut. Para suporter Brasil mengapresiasi tipe pemain yang sulit dihasilkan oleh negara mereka.
Peran Pirlo sebagai pengatur permainan yang menggantung (deep lying playmaker) adalah konsep yang tidak biasa di Brasil, di mana para gelandang hanya di depan pemain bertahan dan diharapkan murni berperan sebagai penghancur pertahanan lawan.
Kebanyakan tim Brasil, termasuk timnas, memainkan dua "anjing penjaga" di depan empat bek, yang pekerjaannya adalah mengatasi bahaya dan menghentikan pergerakan lawan, baik dengan cara yang bersih atau melalui pelanggaran.
Pelanggaran-pelanggaran taktikal, seperti menarik kaus lawan, dianggap sebagai cara yang sempurna bagi pemain-pemain itu, sedangkan maju ke depan dan membantu serangan tetap menjadi hal tabu.
Warga Brasil yang mengkritik Luis Felipe Scolari meyakini bahwa gelandang Chelsea Ramires tidak diikut sertakan di Piala konfederasi 2013 karena ia suka bergerak ke depan, sedangkan pemain Lazio Hernanes dibangku cadangkan karena alasan serupa.
Sementara rekan-rekan Pirlo tidak ragu mengenai kualitas pemain Juventus ini. "Ketika Anda melihat Pirlo beraksi sulit untuk tidak bersantai dan menikmatinya. Saya mengetahui bagaimana rasanya sebab saya mengamatinya selama bertahun-tahun," kata Gianluigi Buffon.
"Untuk melengkapi itu semua, ia menuntaskannya dengan tendangan bebas dan ketika Anda meletakkan semuanya bersama-sama, merupakan hal yang alami untuk kemudian mendapatkan dukungan para penonton," tandasnya.
Bek Girgio Chiellini mengatakan tidak ada pilihan yang lebih baik daripada memberikan bola kepada Pirlo. "Sebagai pemain bertahan dan rekan setim Andrea di tim nasional dan Juventus, saya tidak dapat meminta lebih lagi di hidup ini," ucapnya.
"Untuk melihat dan memperhatikan pemain seperti dia di depan Anda merupakan semua hal yang dapat Anda pinta sebagai pemain bertahan. Anda tahu ketika Anda memberi dia bola bahwa dia akan membawa tim bergerak ke depan. Ia seperti minyak dalam mesin kami," kata Chiellini.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar